So Fine
By : danhobak15
Inspired by :
B1A4 song – So Fine and truly story for me
.
.
.
.
.
Annyeong~ namaku Cho Kyuhyun. Aku seorang mahasiswa
tingkat kedua di salah satu universitas yang ada di kota ini. Aku termasuk mahasiswa yang cukup populer di seluruh
angkatan...kekekeke. Bukan salahku kalau aku begitu populer hingga banyak gadis
yang mengejarku? Jelas itu bukan salah wajahku yang teramat tampan ini? Apalagi
salah otakku yang masuk dalam kategori jenius ini? *author muntah*
Sekarang
apa yang akan kita bicarakan? Apa? SS4 INA? Aku rasa tidak. Aku sedang merasa
sangat kasihan pada authorku ini, dia sudah cukup menderita gara-gara gak bisa
nonton.....kekekekeke. Kasihan banget kan? Author yang
malang.....hwehehehehehehe.
Bagaimana
kalau kita bicarakan tentang pacarku saja? Bagaimana...bagaimana? Apa? Pamer?
Emang itu niatku...hahahahahaha. #evil laugh
Tak
masalah, aku membicarakan pacarku sendiri. Toh~ kalian juga tak akan bisa
menyentuhnya...hohohohoho. Awas saja kalau ada yang berani!
Pacarku
namanya adalah Lee Min-Ah. Aku biasa memanggilnya Minnie. Manis sekali bukan?
Dia adalah gadis yang tak berdosa sehingga bisa menjadi cinta pertamaku. Yeah~
Akhir-akhir
ini aku merasa dia sangat cantik padahal biasanya dia sangat manis. Apa kau
bilang? Enak saja, siapa yang bohong? Minnie-ku benar-benar cantik dan manis
kok. Author bantuin jelasin dong ke readers gimana cantiknya Minnie-ku?! *gak mau :P*. Huh~ dasar author gak
asyik. Karena Minnie menjadi cantik seperti itu aku menjadi sedikit gelisah,
apalagi kalau dia tiba-tiba terburu-buru pergi keluar tanpa mengatakan apa pun
padaku. Aku menjadi khawatir. Minnie yang biasa-biasa saja sudah banyak yang
mendekatinya apalagi kalau berubah cantik seperti ini. Aku bisa kerepotan
mengusir lalat-lalat pengganggu itu.
Hei~
hei~ lihat Minnie sedang bercermin sekarang?! Ah~ dia benar-benar sangat
cantik.
“Kyu,
bedakku kurang ya?” tanyanya manja.
Apa
yang dikatakannya barusan? Oh~ Minnie, jangan berpikir kalau make
up itu terlalu tipis dan kau akan menambahkannya di wajahmu? Bukan aku
tak suka hanya saja....
Apa?
Cemburu? Oh~ tidak. Aku bisa melihat dalam diriku sendiri kalau aku tidak
cemburu, hanya saja aku.....ah...ah...baiklah. Yeah~ aku memang cemburu.
Readers puas semuanya?? Aku cemburu kalau ada orang selain aku yang melihat
betapa cantik dan manisnya Minnie. Bagiku dia tetap terlihat sempurna di
mataku. Jadi Minnie, aku mohon segera hapus lipstik merah itu dari bibirmu. Aku
mohon?!
“Cepat
ganti make up-mu seperti biasanya. Ganti juga celana pendekmu itu
sekarang dengan celana jins biasa,” kataku padanya.
Lihat
apa yang dia lakukan setelah mendengar apa yang aku katakan? Bukannya menuruti
perintahku dia malah mempout bibirnya lucu. Terlihat sekali
dia tak suka.
“Tapi
ini bagus, Kyu,” bujuknya.
Minnie
dengarlah. Apa pun rayuanmu sekarang aku tidak tertarik untuk menarik ucapanku
yang tadi. “Bagiku kau sangat cantik jika seperti biasanya. Jangan dengar apa
pun yang orang katakan. Tanpa make-up itu kau tetap cantik dan
manis, kok. Oh ya, sekalian ganti model rambutmu itu, aku lebih suka dengan
rambut lurus yang panjang itu.”
“Tapi
Kyu.....”
Aku
mengoyang-goyangkan jari telujukku di depannya. Berusaha menghentikan protes
dari mulutnya. “Kau sangat cantik dengan senyummu tulusmu itu. Dan yang
terpenting aku sangat menyukai kau yang seperti itu. Jika tidak mau maka kita
tidak akan jadi pergi hari ini,” ucapku setengah mengancamnya. Mari kita lihat
reaksinya....
Satu.....
Dua.....
Ti.....
“Baiklah-baiklah,
aku akan ganti,” katanya sambil berjalan ke kamarnya.
Lihatkan,
begitu hebatnya seorang Cho Kyuhyun menaklukkan Lee Min-Ah. Aku memang tak
terkalahkan. Main game dulu ah sambil nunggu Minnie ganti baju. Aku kan gak boleh
ngintip, padahal aku pingin banget tapi authornya gak ngijinin. Author
pelit....!!! *gorok Kyuhyun #digorok
duluan sama dia*
.
.
.
.
.
Hari
ini lagi-lagi Minnie terlihat sangaaaaaaaaaaat cantik dan manis. Dengan celana
pendek dan make up-nya yang tebal. Yeah~ patut diakui bahwa Minnie memang
sangaaaaaaaaaaaaaat cantik dan manis.....kekekekekekeke. Tapi.....author bantuin
aku dong?? *Apa’an?*
Bantuin
aku ngusir orang-orang penganggu ini dong?!?! Masak mereka liatin Minnie sampe
kayak gitu. Dan berani-beraninya mereka godain Minnie. Gak tahu sopan santun
ya? Gak liat ada aku yang ada di sampingnya dan gandeng tangannya. Oh~
ayolah......
*yang pacarnya siapa yang repot siapa?
usir sendiri*
Oh~ Minnie, aku mohon lain kali jika berdandan seperti ini perlihatkan padaku saja. Biarkan aku saja yang melihatmu seperti itu, jangan orang lain. Aku janji deh gak bakalan bosan. Daripada kamu diliatin orang kayak gini. Aku gak relaaaaaaaaa..........
“Minnie,
aku rasa kau tak perlu berdandan seperti ini kalau hanya untuk datang ke acara
ulang tahun oppamu,” protesku padanya saat kami sudah terpisah dari
nyamuk-nyamuk tadi.
“Kenapa,
Kyu? Kau tak suka?” tanyanya dengan sangat amat begitu polosnya.
Aduh~
gimana jelasinnya? Author? Ah~ pasti dia gak mau bantu. Baiklah, Kyu, tarik
nafs dalam-dalam dan keluarkan satu jam kemudian. Setelah itu kau akan
mati..... Oh~ baiklah-baiklah ini serius. Aku tatap mata Minnie dalam-dalam.
“Aku suka, sangat suka malah. Aku juga menghargai usahamu. Tapi Minnie, ini
membuatku cemburu. Dan aku tidak menyesal melakukannya karena aku benar-benar
tidak ingin orang lain melihatmu yang begitu cantik selain aku.”
Dan
lagi-lagi Minnie mempout bibirnya karena tak suka. Itu sudah menjadi kebiasaannya.
Lihat saja sebentar lagi aku akan segera mengeluarkan jurus rayuan mautku.
“Hey,
Minnie, kau dengar aku,” aku membalik tubuhnya yang sedari tadi membelakangiku.
Aku ingin dia melihatku saja. Hanya melihatku jangan orang lain karena aku tak
rela.
Dia
memandang ke arahku sambil cemberut. “Kau tidak menyukaiku?” tanyanya hampir
menangis. Oh~ ayolah Minnie, apa pun asal jangan menangis.
“Bukan,
Minnie. Ini bukan berarti aku tidak menyukaimu,” bantahku cepat. “Aku
hanya...hanya.....” aigoo~ bagaimana mengatakannya ya? Author kali ini saja bantu
aku. Ajari aku kata-kata yang bagusan dikit gitu. *males*. Author pelit?!?! #Kyu pundung.
“Hanya
apa?”
“Aku
hanya....hanya...hanya takut jika harus kehilanganmu, Minnie. Aku tahu kamu
pasti tak butuh mendengar kata-kataku ini. Tapi aku bisa gila gara-gara rasa
cemburuku padamu. Aku tidak mau orang lain melihatmu yang sangat cantik seperti
ini.”
“Kyu....”
“Bisakah
kau mengganti make up menjadi seperti biasanya. Ganti juga celana pendekmu
itu dengan celana jins yang biasa. Tenang saja. Mereka akan tetap memujimu
cantik, kok. Jangan lupa ganti model rambutmu itu, kau tahu kan bahwa aku
sangat menyukaimu rambutmu yang lurus dan panjang itu. Kau hanya perlu
tersenyum tulus pada mereka dengan begitu kecantikan dalam dirimulah yang akan
terlihat. Dan aku sangat menyukaimu yang seperti itu. Menyukai Minnieku yang
berpenampilan biasa saja. Minnie yang tanpa make up tebal dan celana
pendek.”
Huft~
akhirnya aku bisa mengatakannya. Lega rasanya. Dan lihat...lihat...Minnie
tersenyum manis padaku. Huwooooo....itu berarti dia tak jadi marah padaku.
“Iya,
aku mengerti. Terima kasih, Kyu, karena sudah mau menerimaku apa adanya. Saranghae
Kyuhyunnie.....”
CHU~
Gyaaaaa~~~
Minnie mencium pipiku. Kalian melihatnya? Kalian melihatnya kan?
*berisik, Kyuppa*. Abaikan author yang jelek itu readers. Maklumi saja dia.....kekekekekeke. Hya~ Minnie......
*berisik, Kyuppa*. Abaikan author yang jelek itu readers. Maklumi saja dia.....kekekekekeke. Hya~ Minnie......
“Nado
sarangahae, Minnie-yah,” balasku yang sempat kelupaan karena terlalu
senang. Kupeluk dia erat-erat.
Dengarkan
aku Lee Min-Ah. Aku menyukaimu bagaimana pun dirimu. Tak masalah kalau kau
tidak memakai make up atau merubah rambutmu. Aku hanya menyukaimu dan hanya
akan melihatmu. Jika kau berdandan sekali lagi seperti ini maka aku akan mulai
cemburu saat itu juga.
Readers,
sepertinya sampai di sini dulu ceritaku tentang Minnie. Setelah ini aku akan
berkencan berdua saja dengan Minnieku. Dan kalian jangan coba-coba mengintip
ya?! Author tolong ya?! #pasang puppy eyes.
Tolong tenangin
readers kalau-kalau ada yang tanya aku sama Minnie kemana. Aku doain author biar
bisa nonton SS4 INA deh. Gimana....gimana....?? Mau ya?
*cerewet. cepet pergi. dan dengar doainmu itu tak akan terkabul karena doainnya sama sekali gak tulus #author pundung dari tadi diperintah mulu*
*cerewet. cepet pergi. dan dengar doainmu itu tak akan terkabul karena doainnya sama sekali gak tulus #author pundung dari tadi diperintah mulu*
Hehehehehe................sampai
ketemu dengan Cho Kyuhyun lagi, readers. Semoga author ini gak menderita lagi biar
dia mau munculin aku lagi. Dan jangan lupa tinggalin jejak kalian ya, itung-itung buat menghibur author yang malang ini! Pyooong~~~ J
~e.n.d~

0 komentar:
Posting Komentar